Katagori

Selasa, 06 Januari 2015

komponen dari Sistem Pada Museum Sejarah Jakarta





Nama Kelompok :              

- Dito H.Y
- Gema Wisnuwardana
- Ilham Maulana
- Indrako Simijaya
- M Afif Fadhlullah

Berikut ini kami akan membahas Komponen dan Elemen pada sistem yang berada di Museum Sejarah Jakarta. Yang terdiri dari : Tujuan, Masukan, Proses, Keluaran, Batas Sistem, Umpan balik dan,

1. Tujuan

Tujuan Merupakan sutu Sasaran yang ingin di Capai oleh Organisasi dari Fungsi perencanaan dengan melakukan sebuah sistem menajemen. Salah satu tujuan dari Museum Sejarah Jakarta yaitu, memberikan Layanan yang baik kepada setiap pengunjung yang datang. 

2. Input  


Input adalah semua data dan perintah yang dimasukkan ke dalam memori komputer untuk selanjutnya diproses lebih lanjut oleh prosesor.
Berikut ini Merupakan data Harian pengunjung museum sejarah jakarta yang akan di masukan datanya ke dalam proses. 



Gambar Format Laporan Harian Karcis yang nanti akan di Input kedalam Komputer






3. Proses 

Merupakan Serangkaian kegiatan yang saling berinteraksi yang mengubah Input menjadi Output.

Berikut ini merupakan conoth hasil inpot yang di proses kedalam komputer, dengan menggunakan Microsoft Office Excel 2010
                                       
 Gabar Proses Laporan dari harian Karcis selama satu minggu yang di Proses dengan Ms. Excel.

4. Output

Merupakan hasil yang di dapat setelah melakukan proses. Berikut ini merupakan output yang di dapat dari data yang telah kita proses tadi. dengan menggunakan Ms. Excel yang hasilnya berupa Grafik

Gambar Grafik Pengunjung museum Sejarah Jakarta yang di dapat dari hasil proses dengan Menggunakan Ms. Excel 

 

Gambar Grafik Total Penjualan Tiket yang di dapat dari proses dengan menggunakan Ms. Excel



5. Batasan

Merupakan Daerah yang membatasi suatu sistem dengan Keterkaitan sistem lainnya dan Membatasi lingkungan Luar dari sistem itu sendiri. dalam hal ini keterbatasan Pada Museum Sejarah Jakarta yaitu terjadi keterbatasan dana karena keterbatasan pengunjung yang datang ke wisata Museum Sejarah Jakarta. dengan hal ini Pihak Museum Membuat acara Event - Event dengan melibatkan pihak Sponsor. Agar nantinya Wisata Museum Sejarah jakarta ini akan Lebih menarik pengunjung datang ke museum sejarah jakarta. dan mendapatkan penghasilan yang lebih banyak. 

6. Umpan Balik 
Merupakan mekanisme pengaturan sebuah sistem yang diinginkan dengan hasil mendapatkan Keinginan yang telah kita kerjakan dari sutu Proses tersebut. Jadi kita membuat suatu proses dan kemudian kita mendapatakan hasil dari apa yang telah kita buat. di Museum sejarah jakarta, kita sangat memperhatikan fasilitas-fasilitas yang berada di museum sejarah Jakarta. dengan fasilitas yang baik. nantinya pengunjung juga akan lebih merasa nyaman berada di area Wisata Museum Sejarah Jakarta. Yang merupakan Umpan Balik dari Perbaikan Fasilitas di Museum Sejarah Jakarta. 

7. Lingkungan 

Lingkungan luar dari susatu sistem merupakan lingkungan yang berada di luar dari sistem. yang dapet mempengaruhi sebuah sistem itu sendiri. Apa bila kita bisa mengontrol lingkungan luar tersebut, maka lingkungan itu dapat menguntungkan untuk sistem yang kita buat. dan sebaliknya, apabila kita tidak bisa menjaga Lingkungan luar sistem itu, maka bisa merugikan sistem yang telah kita buat. Contoh dari lingkungan ini merupakan Pengunjung sebagi pihak luar. Apabila Pengunjung merasa puas dengan layanan yang kita berikan. Maka kita akan mendapatkan keuntungan yang tentunya lebih banyak.

Sabtu, 08 November 2014

Komponen / Elemen Pembentuk Sistem Informasi Manajemen

Sistem informasi manajemen (SIM) atau management information systems (sering dikenal dengan singkatan MIS) merupakan penerapan sistem informasi di dalam organisasi untuk mendukung informasi-informasi yang dibutuhkan oleh semua tingkatan manajemen. SIM didefinisikan oleh George M. Scott sebagai kumpulan dari interaksi-interaksi sistem-sistem informasi yang menyediakan informasi baik untuk kebutuhan manajerial maupun kebutuhan operasi. Dengan demikian SIM disimpulkan sebagai kumpulan dari interaksi sistem-sistem informasi; menghasilkan informasi yang berguna untuk semua tingkatan manajemen.

Sistem informasi manajeman digambarkan sebagai sebuah bangunan piramida dimana lapisan dasarnya terdiri dari informasi, penjelasan transaksi, penjelasan status, dan sebagainya. Lapisan berikutnya terdiri dari sumber-sumber informasi dalam mendukung operasi manajemen sehari-hari. Lapisan keriga terdiri dari sumber daya sistem informasi untuk membantu perencanaan taktis dan pengambilan keputusan untuk pengendalian manajemen. Lapisan puncak terdiri dari sumber daya informasi utnuk mendukung perencanaan dan perumusan kebijakan oleh tingkat manajemen.
Definisi sistem informasi manajemen, istilah yang umum dikenal orang adalah sebuah sistem manusia/mesin yang terpadu (intregeted) untuk menyajikan informasi guna mendukung fungsi operasi, manajemen, dan pengambilan keputusan dalam sebuah organisasi. Sistem ini menggunakan perangkat keras (hardware) dan perangkat lunak (software) komputer, prosedur pedoman, model manajemen dan keputusan, dan sebuah data base.
Gordon B. Davis menambahkan bahwa SIM selalu berhubungan dengan pengolahan informasi yang berbasis pada komputer (computer-based information processing). SIM tergantung pada besar kecilnya organisasi dan dapat terdiri antara lain dari sistem-sistem informasi sebagai berikut ;
Sistem informasi akuntansi (accounting information systems), menyediakan informasi dari transaksi keuangan.
Sistem informasi pemasaran (marketing information systems), menyediakan informasi untuk penjualan, promosi, kegiatan pemasaran dan sebagainya yang berhubungan dengan pemasaran.
Sistem informasi manajemen persediaan (inventory management information systems).
Sistem informasi personalia (personnel information systems)
Sistem informasi distribusi (distribution information systems)
Sistem informasi pembelian (purchasing information systems)
Sistem informasi analisis kredit (credit analysis information systems)
Sistem informasi penelitian dan pengembangan (research and development information systems)
Komponen sistem informasi manajemen adalah seluruh elemen yang membentuk suatu sistem informasi. Komponen sistem informasi terbagi menjadi dua yaitu komponen Sistem informasi manajemen secara fungsional dan sistem informasi manajemen secara fisik :
1. Komponen Sistem Informasi Manajemen Secara Fungsional

Komponen sistem informasi adalah seluruh komponen yang berhubungan dengan teknik pengumpulan data, pengolahan, pengiriman, penyimpanan, dan penyajian informasi yang dibutuhkan untuk manajemen, meliputi:
Sistem Administrasi dan Operasional. Sistem ini melaksanakan kegiatan-kegiatan rutin seperti bagian personalia, administrasi dan sebagainya dimana telah ditentukan prosedur-prosedurnya dan sistem ini harus diteliti terus menerus agar perubahan-perubahan dapat segera diketahui.
Sistem Pelaporan Manajemen. Sistem ini berfungsi untuk membuat dan menyampaikan laporan-laporan yang bersifat periodik kepada pengambil keputusan atau manajer.
Sistem Database. Berfungsi sebagai tempat penyimpanan data dan informasi oleh beberapa unit organisasi, dimana database mempunyai kecenderungan berkembang sejalan dengan perkembangan organisasi, sehingga interaksi antar unit akan bertambah besar yang menyebabkan informasi yang dibutuhkan juga akan semakin bertambah.
Sistem Pencarian. Berfungsi memberikan data atau informasi yang dibutuhkan dalam pengambilan keputusan sesuai dengan permintaan dan dalam bentuk yang tidak terstruktur.
Manajemen Data. Berfungsi sebagai media penghubung antara komponen-komponen sistem informasi dengan database dan antara masing-masing komponen sistem informasi.


2. Komponen Sistem Informasi Manajemen Secara Fisik

Komponen Sistem Informasi Manajemen secara fisik adalah keseluruhan perangkat dan peralatan fisik yang digunakan untuk menjalankan sistem informasi manajemen. Komponen-komponen tersebut meliputi:
 Perangkat keras
Perangkat lunak
DataBase
Prosedur pengoperasian
Personalia pengoperasian

Beberapa manfaat atau fungsi sistem informasi antara lain adalah sebagai berikut:
Meningkatkan aksesibilitas data yang tersaji secara tepat waktu dan akurat bagi para pemakai, tanpa mengharuskan adanya prantara sistem informasi.
Menjamin tersedianya kualitas dan keterampilan dalam memanfaatkan sistem informasi secara kritis.
Mengembangkan proses perencanaan yang efektif
Mengidentifikasi kebutuhan-kebutuhan akan keterampilan pendukung sistem informasi
Menetapkan investasi yang akan diarahkan pada sistem informasi.
Mengantisipasi dan memahami konsekuensi-konsekuensi ekonomis dari sistem informasi dan teknologi baru.
Memperbaiki produktivitas dalam aplikasi pengembangan dan pemeliharaan sistem.
Organisasi menggunakan sistem informasi untuk mengolah transaksi-transaksi, mengurangi biaya dan menghasilkan pendapatan sebagai salah satu produk atau pelayanan mereka
Bank menggunakan sistem informasi untuk mengolah cek-cek nasabah dan membuat berbagai laporan rekening koran dan transaksi yang terjadi.
Sistem informasi memiliki 5 komponen utama pembentuk yaitu :

1. Komponen Perangkat Keras (Hardware)

2. Komponen Perangkat Lunak (Software)

3. Komponen Sumber Daya Manusia (Brainware)

4. Komponen Jaringan komputer (Netware)

5. Komponen Sumber Daya Data (Dataware)


Read more: http://www.bukucatatan.web.id/2013/11/sistem-informasi-manajemen.html
http://blog.um.ac.id/rastrapermana/2011/12/09/sistem-informasi-manajemen/

Minggu, 12 Oktober 2014

Sistem Informasi Manajemen



Pengertian Sistem

Sistem adalah suatu jaringan kerja dari prosedur-prosedur yang saling berhubungan, berkumpul bersama-sama untuk melakukan suatu kegiatan atau untuk menyelesaikan suatu sasaran tertentu.

Informasi adalah data yang telah diolah menjadi suatu bentuk yang mempunyai arti dan bermanfaat bagi manusia.

Manajemen menyelesaikan masalah-masalah bisnis dalam lingkungan bisnis, mereka membuat strategi organisasi untuk merespon, dan mereka mengalokasikan sumberdaya manusia dan keuangan untuk mencapai strategi dan mengkoordinasikan pekerjaan. Mereka juga harus melatih kepemimpinan yang bertanggung jawab
Pengertian Sistem Informasi Menurut Para ahli
 
 1 Alter (1992)
Sistem informasi adalah kombinasi antar prosedur kerja, informasi, orang, dan teknologi informasi yang diorganisasikan untuk mencapai tujuan dalam sebuah organisasi.
 
2 Bodnar dan Hopwood (1993)
Sistem informasi adalah kumpulan perangkat keras dan perangkat lunak yang dirancang untuk mentransformasikan data ke dalam bentuk informasi yang berguna.
 
3 Gelinas, Oram, dan Wiggins (1990)
Sistem informasi adalah suatu sistem buatan manusia yang secara umum terdiri atas sekumpulan komponen berbasis komputer dan manual yang dibuat untuk menghimpun, menyimpan, dan mengelola data serta menyediakan informasi keluaran kepada para pemakai.
 
4 Hall (2001)
Sistem informasi adalah sebuah rangkaian prosedur formal di mana data dikelompokkan, diproses menjadi informasi, dan didistribusikan kepada pemakai.
 
5 Turban, McLean, dan Wetherbe (1999)
Sebuah sistem informasi mengumpulkan, memproses, menyimpan, menganalisis, dan menyebarkan informasi untuk tujuan yang spesifik.
 
6 Wilkinson (1992)
Sistem informasi adalah kerangka kerja yang mengkoordinasikan sumberdaya (manusia, komputer) untuk mengubah masukan (input) menjadi keluaran (informasi), guna mencapai sasaran-sasaran perusahaan.
 
Contoh Sistem Informasi :
1 Sistem reservasi pesawat terbang
2 Sistem untuk menangani penjualan kredit kendaraan bermotor
3 Sistem biometric
4 Sistem POS (point-of-sale)
5 Sistem telemetri
6 Sistem berbasiskan kartu cerdas (smart card)
7 Sistem yang dipasang pada tempat-tempat publik yang memungkinkan seseorang mendapatkan informasi seperti hotel, tempat pariwisata, pertokoan, dan lain-lain
8 Sistem layanan akademis berbasis web
9 Sistem pertukaran data elektronis (Electronic Data Interchange atau EDI)
10 E-government atau sistem informasi layanan pemerintahan yang berbasis internet.

Sistem Informasi Manajemen (SIM): adalah sistem formal dan informal
yang menyediakan informasi di masa lalu, sekarang, dan proyeksi masa
depan baik secara lisan dan tulisan yang berhubungan dengan operasi
perusahaan dan lingkungannya. Informasi ini penting bagi manajer atau
karyawan dalam membantu pengambilan keputusan.



“Sistem adalah suatu jaringan kerja dari prosedur-prosedur yang saling berhubungan, berkumpul bersama-sama untuk melakukan suatu kegiatan atau untuk menyelesaikan suatu sasaran yang tertentu”. (Jogiyanto,2005.1).

Istilah sistem secara umum dapat didefinisikan sebagai kumpulan hal atau elemen yang saling bekerja sama atau yang dihubungkan dengan cara-cara tertentu sehingga membentuk satu kesatuan untuk melaksanakan suatu fungsi guna mencapai suatu tujuan. Sistem mempunyai karakteristik atau sifat – sifat tertentu, yaitu : Komponen Sistem, Batasan Sistem, Lingkungan Luar Sistem, Penghubung Sistem, Masukan Sistem, Keluaran Sistem, Pengolahan Sistem dan Sasaran Sistem (Edhy Sutanta, 2009: 4 )


Source :  http://cintasisteminformasimanajemen.blogspot.com/
http://www.ilmumanajemen.com/index.php?option=com_content&view=article&id=55:psi&catid=39:msi&Itemid=57