Katagori

Selasa, 03 Juni 2014

SOAL UTS KEWIRAUSAHAAN


1.Jelaskan definisi Kewirausahaan menurut Ahli Ekonomi , Ahli Manajemen , dan Menurut Pelaku usaha !


Jawab :
Pandangan Ahli Ekonomi
Menurut ahli ekonomi, wirausaha adalah orang yang mengkombinasikan factor-faktor produksi seperti sumber daya alam, tenaga kerja, material, dan peralatan lainnya untuk meningkatkan nilai yang lebih tinggi dari sebelumnya. Wirausaha juga merupakan orang yang memperkenalkan perubahan-perubahan, inovasi dan perbaikan produksi lainnya. Dengan kata lain, wirausaha adalah seseorang atau sekelompok orang yang mengorganisasikan factor-faktor produksi, sumber daya alam, tenaga, modal dan keahlian untuk tujuan memproduksi barang dan jasa.
Ø Pandangan Ahli Manajemen
Wirausaha adalah seseorang yang memiliki kemampuan dalam menggunakan dan mengkombinasikan sumber daya seperti keuangan, material, tenaga kerja, keterampilan untuk menghasilkan produk, proses produksi, bisnis dan orgasisasi usaha baru (Marzuki Usman, 1997:3). Wirausaha adalah seseorang yang memiliki kombinasi unsur-unsur internal yang meliputi motivasi, visi, komunikasi, optimism, dorongan, semangat dan kemampuan memanfaatkan peluang usaha.
Ø Pandangan Pelaku Bisnis
Menurut Scarborough dan Zimmerer (1993 : 35), wirausaha adalah orang yang menciptakan suatu bisnis baru dalam menghadapi resiko dan ketidakpastian dengan maksud untuk memperoleh keuntungan dan pertumbuhan dengan cara mengenali peluang dan mengkombinasikan sumber-sumber daya yang diperlukan untuk memanfaatkan peluang tersebut.
Menurut Dun Steinhoff dan John F. Burgess (1993 : 35), pengusaha adalah orang yang mengorganisasikan, mengelola dan berani menanggung resiko sebuah usaha atau perusahaan. Sedang wirausaha adalah orang yang menanggung resiko keuangan, material, dan sumber daya manusia, cara menciptakan konsep usaha yang baru atau peluang dalam perusahaan yang sudah ada.
Dalam konteks bisnis menurut Sri Edi Swasono (1978 : 38), wirausaha adalah pengusaha, tetapi tidak semua pengusaha adalah wirausaha. Wirausaha adalah pelopor dalam bisnis, innovator, penanggung resiko yang mempunyai visi ke depan dan memiliki keunggulan dalam prestasi di bidang usaha.

2.  Sebutkan faktor-faktor penyebab keberhasilan wirausaha
Jawab :

A. Keberhasilan Usaha
1. Prinsip Dasar Keberhasilan Usaha
v Keberhasilan usaha dipengaruhi oleh 5 hal, antara lain:
• Percaya dan yakin usahanya dapat dilakukan
• Menerima gagasan baru dalam dunia usaha
• Instropeksi diri
• Mendengar saran orang lain
• Bersemangat dan bergaul

2. Syarat Keberhasilan Usaha
Para wirausaha yang berhasil dan ingin berkembang didalam usahanya adalah mereka yang mempunyai persyaratan tertentu, diantara:
• Memiliki kepribadian unggul didalam usahanya
• Mengenal diri sendiri
• Mengetahua dan memperhatikan hambata-hambatan yang ada serta hambatan yang mungkin terjadi
• Mempunyai keahlian khusus
• Memiliki kekayaan mental, spiritual dan material
• Kemauan dan kesediaan untuk belajar dan bekerja prestatif

3. Kunci Keberhasilan Dalam Usaha
Kunci keberhasilan wirausahawan di dalam mengelola usahanya dapat diperoleh dari berbagai kegiatan, diantaranya:
• Kegiatan usaha melalui diri sendiri
• Kegiatan usaha melalui kerjasama dengan orang lain
• Kegiatan usaha sebagai karyawan
Kunci keberhasilan seorang wirausaha dalam menjalankan usahanya adalah:
• Bersyukur, jujur, dan adil
• Berpandangan luas jauh ke depan
• Bersikap ramah tamah dan sabar
• Bekerja prestatif, ulet, giat, dan rajin
• Tidak merugikan orang lain

Keberhasilan usaha atau bisnis seorang wirausahawan dalam mengelola usahanya dapat juga terletak pada:
• Sikap dan kemauan serta tindakan-tindakannya nyata
• Keberanian untuk berinisiatif
• Kecakapan dan keahlian
• Kreatifitas dan percaya diri
• Pengalaman dan pendidikan


4. Faktor-faktor Keberhasilan Usaha

Jawab :
a. Faktor-faktor keberhasilan dalam usaha
• Perencanaan yang tepat dan matang serta dapat dilaksanakan dengan baik
• Visi, misi dan dedikasi yang tinggi dari usahanya
• Komitmen yang tinggi dalam usaha untuk mencapai tujuan dan prestasi
• Dana yang cukup
• SDM (Sumber Dana Manusia) yang handal
• Manajemen usaha yang baik, tepat dan realistis
• Faktor eksternal dan internal berupa peningkatan permintaan barang/jasa
• Keterampilan dan pengalaman dalam bidang usaha
• Kecocokan minat terhadap barang usaha
• Kebutuhan konsumen yang terpuaskan
• Sarana dan prasarana sebagai penunjang usaha

b. Faktor-faktor lainnya:
• Faktor keuntungan
• Faktor fasilitas dan kemudahan
• Faktor teknis dan permodalan
• Faktor pemasaran dan penjualan
• Faktor tenaga kerja dan bahan baku
• Faktor persaingan dan resiko
• Faktor manajemen dan pengalaman

Faktor-faktor pendukung keberhasilan perusahaan adalah sebagai berikut:
• Faktor manusia
• Faktor keuangan
• Faktor organisasi
• Faktor perencanaan
• Faktor mengatur usaha
• Faktor pemasaran
• Faktor administrasi
• Faktor fasilitas pemerintah
• Catatan bisnis, menyangkut:
§ Neraca
§ Laporan laba/rugi
§ Perubahan modal usaha
§ Banyaknya karyawan perusahaan
§ Pemasaran dan penjualan produk
§ Para pesaing dan mitra bisnisnya
§ Para pelanggan dan konsumen potensial
§ Banyaknya produk persediaan
§ Pasar yang dituju

3. Sebutkan ciri dan watak yang harus dimiliki oleh seorang wirausahawan
Jawab :

no
Ciri-Ciri
Watak
1
Percaya diri
Keyakinan, kemandirian, individualitas, dan optimisme.
2
Berorientasikan tugas dan hasil
Kebutuhan akan prestasi, berorientasi pada laba, memiliki ketekunan dan ketabahan, memiliki tekad yang kuat, suka bekerja keras, energik dan memiliki inisiatif.
3
Pengambil resiko
Memiliki kemampuan mengambil resiko dan suka pada tantangan.
4
Kepemimpinan
Bertingkah laku sebagai pemimpin, bergaul dengan orang lain, suka terhadap kritik dan saran yang membangun.
5
Keorisinilan
Memiliki inovasi dan kreativitas tinggi, fleksibel, serta bisa dan memiliki jaringan bisnis yang luas.
6
Berorientasi ke masa depan
Persepsi dan memiliki cara pandang/ cara pikir yang berorientasi pada masa depan.
7
Jujur dan tekun
Memiliki keyakinan bahwa hidup itu sama dengan kerja.

4. Sebutkan tahap-tahap melakukan wirausaha
Jawab :

1.Tahap memulai
Tahap di mana seseorang yang berniat untuk melakukan usaha mempersiapkan segala sesuatu yang diperlukan, diawali dengan melihat peluang usaha baru yang mungkin apakah membuka usaha baru. Tahap ini juga memilih jenis usaha yang akan dilakukan apakah dibidang pertanian, industri, atau jasa.
Contoh : dengan melihat situasi di sekitar kita, kita dapat menentukan jenis usaha apa yang cocok dengan lingkungan sekitar, misal di lingkungan yang ramai dan tidak ada supermarket ataupun mall, kita dapat membuka warung .

2.Tahap melaksanakan usaha.
Dalam tahap ini seorang wirausahawan mengelola berbagai aspek yang terkait dengan usahanya.
Contoh : memutuskan bagaimana pembiayaan, SDM, kepemilikan, organisasi, kepemimpinan yang meliputi bagaimana mengambil risiko dan mengambil keputusan, pemasaran, dan melakukan evaluasi dalam usahanya.

3.Tahap mempertahankan usaha
Tahap di mana wirausahawan berdasarkan hasil yang telah dicapai melakukan analisis perkembangan yang dicapai untuk ditindaklanjuti sesuai dengan kondisi yang dihadapi.
 Contoh  : produk sabun kurang diminati maka kita tidak perlu mengorder banyak produk tersebut.

4.Tahap mengembangkan usaha
Tahap di mana jika hasil yang diperoleh tergolong positif atau mengalami perkembangan atau dapat bertahan maka perluasan usaha menjadi salah satu pilihan yang mungkin diambil.
Contoh : warung sembako dapat menambah variasi produk yang dijual misal menjual kaos kaki juga.

5.Sebutkan kompetensi yang harus dimiliki wirausahawan
Jawab :
(1) Knowing your business, yaitu harus mengetahui usaha apa yang akan dilakukan. Seorang wirausaha harus mengetahui segala sesuatu yang ada hubungannya dengan usaha atau
bisnis yang akan lakukan. Misalnya, seorang yang akan melakukan bisnis perhotelan maka ia harus memiliki pengetahuan tentang perhotelan. Untuk bisnis pemasaran komputer, ia harus memiliki pengetahuan tentang cara memasarkan komputer.
(2) Knowing the basic business management, yaitu mengetahui dasar-dasar pengelolaan bisnis, misalnya cara merancang usaha, mengorganisasi dan mengendalikan perusahaan, termasuk dapat memperhitungkan, memprediksi, mengadministnasikan dan membukukan kegiatan- kegiatan usaha. Mengetahui manajemen bisnis beranti memahami kiat, cara, proses, dan
pengelolaan semua sumber daya secara efektif dan efisien.
(3) Having the proper attitude, yaitu memiliki sikap yang benar terhadap usaha yang dilakukannya. Ia harus bersikap sebagai pedagang, industriawan, pengusaha yang sungguh- sungguh, dan tidak setengah hati.
(4) Having adequate capital, yaitu memiliki modal yang cukup. Modal tidak hanya berbentuk materi, tetapi juga moril. Kepercayaan dan keteguhan hati merupakan modal utama dalam usaha. Oleh karena itu, harus cukup waktu cukup uang, tenaga, tempat, dan mental.
(5) Managing finances effectively, yaitu memiliki kemampuan mengatur/ mengelola keuangan secara efektif dan efisien, mencari sumber dana dan menggunakannya secara tepat, serta mengendalikannya secara akurat.
(6) Managing time efficiently, yaitu kemampuan mengatur waktu seefisien mungkin. Mengatur, menghitung, dan menepati waktu sesuai dengan kebutuhannya.
(7) Managing people, yaitu kemampuan merencanakan, mengatur, mengarahkan, menggerakan (memotivasi), dan mengendalikan orang-orang dalam menjalankan perusahaan.
(8) Satisfying customer by providing high quality product, yaitu memberi kepuasan kepada pelanggan dengan cara menyediakan barang dan jasa yang bermutu, benmanfaat, dan memuaskan.
(9) Knowing how to compete, yaitu mengatahui strategi/cara bersaing. Wirausaha, harus dapat mengungkap kekuatan (strength), kelemahan (weakness), peluang (opportunity), dan
ancaman (threat) dininya dan pesaing. Ia hanus menggunakan analisis SWOT baik terhadap dininya maupun terhadap pesaing.
(10) Copying with regulations and paperwork, yaitu membuat aturan/pedoman yang jelas (tersurat, tidak tersirat).

6. Sebutkan 8 anak tangga menuju puncak karir menurut alma
Jawab :
  1. Mau kerja keras (capacity for hardwork)
  2. Bekerja sama dengan orang lain (getting things done woth through people)
  3. Penampilan yang baik (good appearance)
  4. Yakin/ Percaya Diri (self confidence)
  5. Pandai membuat keputusan (making decision)
  6. Mau menambah ilmu pengetahuan (college education)
  7. Ambisi untuk maju (ambition drive)
  8. Pandai berkomunikasi (ability to communicate)


7.Sebutkan 4 kegiatan marketing plan

Jawab :
1.      Analisa situasi lingkungan dan peluang pasar
  1. Mengembangkan sasaran pemasaran
  2. Menetapkan strategi pemasaran
  3. Menciptakan taktik/ tindakan pelaksanaan
 

8.Jelaskan apa yang dimaksud dengan AIDA+S

Jawab :

attenton perhatian , interest tertarik, desire keinginan, action tindakan, satisfaction kepuasan.
salah satu konsep strategi pemasaran yang bisa diimplementasikan dalam dunia bisnis yang bertujuan untuk memberi kepuasan pada konsumen dan memberi keuntungan pada perusahaan.


Sabtu, 31 Mei 2014

Jangan Mau Seumur Hidup Jadi Orang Gajian

Bagaimana anda survive ? Digaji dengan angka tertentu, padahal bisa bekerja lebih baik dan lebih bernilai. Ataukah, membangun usaha di mana anda sendirilah yang mengukur berapa yang harus anda raih untuk usaha anda.
Untuk kita mahasiswa yang masih belum merasakan dunia kerja, bukan hal yang salah apabila kita mengharapkan kerjaan dengan gaji yang tinggi setiap bulan. Dalam bayangan kita mendapatkan pekerjaan dengan gaji tinggi akan menjamin kehidupan kita sampai tua nanti, akan tetapi apakah kita pernah merenung tentang berapa uang yang bisa kita sisihkan setiap bulannya untuk liburan bersama keluarga kita atau berapa uang yang bisa kita tabung setiap tahunnya untuk pendidikan anak kita nanti? cobalah untuk berwirausaha, karena dengan berwirausaha kita akan mampu menciptakan kebebasan. Kebebasan apa saja yang akan kita dapatkan saat sudah berhasil menjadi wirausaha yang sukses ? ini dia jawabannya :
1.       Kebebasan Finansial

Dengan menjadi wirausaha yang sukses bukan tidak mungkin jika kita mempunyai omset yang mencapai angka jutaan,ratusan juta atau bahkan miliaran dalam setiap bulannya. Dengan omset yang tinggi itu kita lebih mempunyai kemampuan tinggi dalam mencukupi kebutuhan kita dan keluarga kita nantinya. Kita bisa mempunyai rumah idaman, kendaraan pribadi dan tabungan untuk hari tua. Secara otomatis kita menciptakan kebebasan finansial bagi diri kita dan keluarga kita.

2.       Kebebasan Waktu
Seperti yang kita ketahui dengan berwirausaha kita dapat mempunyai banyak  waktu untuk keluarga tanpa  bergantung pada jam kerja .

Saya akan memberikan contoh pengusaha yang mempunyai usaha dalam negeri.







LIEM SIOE LIONG (SOEDONO SALIM)


Membangun Kerajaan Dagang Dunia

      Liem Sioe Liong yang mulai mengenal Indonesia pada usia 20 tahun, lebih kurang 45 tahun lalu, mengatakan, “Anda harus dilahirkan di tempat dan waktu yang benar.” Dan, Anthony Salim, putranya yang bernama kelahiran Liem Fung Seng, ikut berkomentar kepada majalah yang sama. “Jika anda ingin menangkap seekor ikan, pertama-tama anda harus membeli umpan.”
    Kalimat pendek yang cenderung merupakan ungkapan dalam sastra Indonesia itu, sebenarnya gambaran prinsip mereka berdagang di Indonesia sampai merembes ke kancah Internasional. Dengan grup yang ia pimpin, Soedono Liem Salim memulai usahanya bersama kakaknya Liem Sioe Hie dengan membantu paman mereka berdagang minyak kacang di Kudus-Jawa Tengah. Anak kedua dari tiga bersaudara ini bisa menggaji 25 ribu tenaga kerja. Dari Eksekutif Senior sampai sopir truk yang jumlahnya tak kurang dari 3000 armada termasuk pengangkut semen perusahaan Liem Cs.
    Terkaya di Indonesia , memiliki 40 perusahaan , liem sioe liong dengan para kamradya menghasilkan omset bsnis tak kurang dari U$$ 1 milyar setahun. Konon kekayaan pribadi liem sendiri,ada yang menyebut , sekitar U$$ 1,9 miliar = RP 1,2 triliun .
  Di kalangan pedagang tionghoa Indonesia terkenal dengan sebutan “liem botak “. Sejarah Liem Sioe Liong (60 tahun) dimulai di sebuah pelabuhan kecil Fukien di bilangan Selatan Benua Tiongkok. Disanalah ia dilahirkan pada tahun 1918. Kakaknya yang tertua Liem Sioe Hie, kini berusia 77 tahun. Sejak tahun 1922 telah lebih dulu beremigrasi ke Indonesia, yang waktu itu masih jajahan Belanda, kerja Di sebuah perusahaan pamannya di kota Kudus. Ditengah hiruk-pikuknya usaha ekspansi Jepang, ke Pasifik, dibarengi dengan dongeng harta karun kerajaan-kerajaan Eropa di Asia Tenggara, maka pada tahun 1939, Liem Sioe Liong mengikuti jejak abangnya yang tertua. Dari Fukien, ia berangkat ke Amoy, tempat bersandar sebuah kapaldagang Belanda yang membawanya menyeberangi laut Tiongkok. Sebulan kemudian, ia sampai di Indonesia. Sejak dulu, kota Kudus sudah terkenal sebagai pusat pabrik rokok kretek, yang sangat banyak membutuhkanbahan baku tembakau dan cengkih. Dan sejak zaman revolusi Liem Sioe Liong sudah terlatih menjadi supplier cengkeh, dengan jalan menyelundupkan bahan baku tersebut dari Maluku, Sumatera, Sulawesi Utara melalui Singapura untuk kemudian melalui jalur-jalur khusus penyelundupan menuju Kudus. Sehingga tidak heran dagang cengkih merupakan salah satu pilar utama bisnis Liem Sioe Liong pertama kali, disamping sektor tekstil. Dulu ia juga banyak mengimpor produksi pabrik tekstil murahan dari Shanghai.
     Untuk melicinkan semua usahanya di bidang keuangan, Liem Sioe Liong punya beberapa buah bank seperti Bank Windu Kencana dan Bank Central Asia. Di tahun 1970-an Bank Central Asia ini telah tumbuh menjadi bank swasta kedua terbesar di Indonesia dengan total aset sebesar US$ 99 juta.
     Salah satu peluang besar yang diperoleh Liem Sioe Liong dari Pemerintah Indonesia adalah dengan didirikannya PT Bogasari pada bulan Mei 1969 yang memonopoli suplai tepung terigu untuk Indonesia bagian Barat, yang meliputi sekitar 2/3 penduduk Indonesia, di samping PT Prima untuk Indonesia bagian Timur. Hampir di setiap perusahaan Liem Sioe Liong, ia berkongsi dengan Djuhar Sutanto alias Lin Wen Chiang yang juga seorang Tionghoa asal Fukien.
      Bogasari sebuah perusahaan swasta yang paling unik di Indonesia. Barangkali hanya Bogasarilah yang diberikan fasilitas pelabuhan sendiri oleh pemerintah. Kapal-kapal raksasa dalam hubungan perteriguan bisa langsung merapat ke pabrik.
     Begitu perkasanya Liem Sioe Liong di bidang perekonomian Indonesia dewasa ini, mungkin menjadi titik tolak majalah Insight, Asia`s Business Monthly terbitan Hongkong dalam penerbitan bulan Mei tahun ini, menampilkan lukisan karikaturnya berpakaian gaya Napoleon Bonaparte. Dadanya penuh ditempeli lencana-lencana perusahaannya. Perusahaan holding company-nya bernama PT Salim Economic Development Corporation punya berbagai macam kegiatan yang dibagi-bagi atas berbagai jenis divisi; masing-masing adalah: (!) divisi perdagangan, (2) divisi industry, (3) divisi bank dan asuransi, (4) divisi pengembangan (yang bergerak di bidang hasil hutan dan konsesi hutan), (5) divisi properti yang bergerak di bidang real estate, perhotelan, dan pemborong, (6) divisi perdagangan eceran dan (7) divisi joint venture. Setiap divisi membawahi beberapa anak perusahaan raksasa, berbentuk perseroan-perseroan terbatas.
    Berbagai kemungkinan untuk lebih mengembangkan lajunya perusahaan sekalipun tidak akan meningkatkan permodalan, seperti go-public di pasar saham Jakarta, dilangsungkan group Soedono Liem Salim dengan gencar. Halangan maupun isu bisnis yang mengancam perusahaannya, tampak tak membuat Liem cemas. Seperti katanya kepada Review, “Jika anda hanya mendengarkan apa yang dikatakan orang, anda akan gila. Anda harus melakukan apa yang anda yakini.” Bermodal kalimat pendeknya itu pulalah mengantar Liem Sioe Liong muda di Kudus yang juga terkenal sebagai Lin Shao Liang menjadi Soedono Salim si Raja Dagang Indonesia.
Berikut ini adalah beberapa logo perusahaan yang didirikan loeh Soedono Salim:





 



Demikian kisah inspiratif yang kami ulas pada kesempatan kali ini. Semoga dapat menjadi motivasi bagi anda yang ingin menjadi pengusaha. 

Rabu, 30 April 2014

UKM MAHADIKA



COMPANY  PROFILE

TRAINING & CONSULTING

Nama Kelompok :
  • Ilham Maulana
  • Dito Haryo Yudanto
  • Gema Wisnuwardhana
  • Indrako Simidjaya
  • Nabil Hassan
  • Rafli Tri Suhendar


Nama Perusahaan
PT. Mahadika Artamedia
Legal Hukum
Akta Pendirian No. 87  Tahun 2007
(Notaris Inggrid Lannywaty, SH Jakarta)
Pengesahan Kehakiman nomor : C-00186HT.01.01.TH.2007
Alamat Kantor
Jl. Jahe No.18 Depok Utara
Telp : -
No. SIUP
0284/1.824.51
NPWP
02.623.639.8-061.000

 










MANAJEMEN MAHADIKA ARTAMEDIA:
KOMISARIS :
Ir. Riyanto Susilo, Msi          
DIREKSI :
Drs. Didik Sudarsono                      (Direktur Utama)
Drs. Moh. Adjie Hadipriawan                  (Direktur)


 DEVINISI KEWIRAUSAHAAN:

Kewirausahaan (inggris: Entrepreneurship) atau Wirausaha adalah proses mengidentifikasi, mengembangkan, dan membawa visi ke dalam kehidupan. Visi tersebut bisa berupa ide inovatif, peluang, cara yang lebih baik dalam menjalankan sesuatu. Hasil akhir dari proses tersebut adalah penciptaan usaha baru yang dibentuk pada kondisi risiko atau ketidakpastian. 
 
VISI DAN MISI PERUSAHAAN

VISI
Menjadi lembaga konsultasi pendidikan dan pelatihan terkemuka di dalam pembentukan sumberdaya insani/manusia unggulan.

MISI
1.                 Mengantarkan pemahaman diri dan kekuatan iman dalam pembentukan insan berkualitas.
2.                 Membekali insan-insan terlatih untuk mampu mengelola pribadinya secara berkualitas.
3.                 Membekali pribadi-pribadi terlatih yang mampu memahami eksistensi dirinya sehingga menjadi pribadi-pribadi unggul yang kreatif, inovatif dan tangguh.
4.                 Memotivasi insan-insan terlatih untuk menerapkan kualitas dirinya dalam berbagai bentuk pengelolaan usaha secara kompetitif.
5.                 Menjadikan rasa syukur sebagai sarana untuk meningkatkan kualitas insani secara istiqamah.

LATAR BELAKANG

Pemahaman dan penggalian potensi diri merupakan modal dasar untuk menjadi insan yang berkualitas.  Disisi lain tuntutan pasar sudah menjadi kebutuhan mutlak untuk mampu berkompetisi diajang global.  Perkembangan global membutuhkan sumberdaya insani (SDI) yang tidak hanya mau bekerja keras, tetapi diperlukan SDI yang kreatif, inovatif, bersemangat baja, tanpa melupakan jati dirinya sebagai insani ciptaan Ilahi Robbi. 

Berangkat dari latar belakang ini, Mahadika Artamedia memberikan solusi pendidikan dan pelatihan sumberdaya insani yang berkualitas.  Mahadika Artamedia didirikan oleh pribadi-pribadi yang menaruh perhatian besar pada pembentukan insan berkualitas.  Pribadi-pribadi ini berbekal pemahaman yang luas akan pentingnya pendidikan dan pelatihan sumberdaya insani.  Hal ini diwujudkan dalam rangkaian penyelenggaraan pendidikan dan pelatihan diberbagai intitusi di Tanah Air.

PRODUK DAN LAYANAN

Mahadiaka Artamedia menyelenggarakan pendidikan dan pelatihan sumberdaya insani dengan didukung oleh materi pendidikan, pengajar, sarana dan prasarana yang teruji.  Produk-produk pendidikan dan pelatihan dapat diselenggarakan dalam bentuk publik class atau pun in-house training dan outbond.
Berikut ini adalah rangkaian pendidikan dan pelatihan yang ditawarkan oleh Mahadika Artamedia:
1.     AST (Achievement Spiritual Training).
2.     Work Culture Development Program.
3.     Character Building.
4.     Excellence Service.
5.     Excellence Worker.
6.     Supervisory Skill.
7.     Keuangan Syariah.
8.     Membangun Rumah Tangga Cinta.
9.     Character Building for Children.
10.                        Teacher Development Program.
11.                        ISO 9001:2000 dan 14.000.
12.                        Pelatihan Bahasa Inggris
Adapun layanan yang disediakan oleh Mahadika Artamedia diantaranya:
1.     Konsultasi.
2.     Event Organizer.

Pihak yang bersangkutan hanya memberi tahu nominal omset / bulan sebesar Rp.15.000.000 dan todak mengizinkan laporan keuangannya dipublikasikan.

TIM & TENAGA AHLI  MAHADIKA ARTAMEDIA
Tim Training
v Ir. Riyanto Susilo, Msi.
v L.Y. Firmansyah Putra
v Muh. Hilal Tri Anwari
v Drs. Didik Sudarsono
v Moh. Adjie Hadipriawan

Selasa, 04 Februari 2014

ERD - PINJAMAN BUKU PERPUSTAKAAN



Definisi ERD :

Entitiy Relationship Diagram atau lebih dikenal dengan (ERD) merupakan salah satu metode pemodelan basis data yang digunakan untuk menghasilkan skema konseptual untuk jenis/model semantik sistem. Dimana sistem seringkali memiliki sistem data relasional, dan ketentuannya bersifat Top-Down.
Dalam hal ini kita akan menjelaskan dan menggambarkan contoh kasus dengan penggambaran ERD.


Contoh Kasus :

Pada saat mendaftar menjadi anggota perpustakaan Fakultas, dicatatlah nama, nomor mahasiswa dan alamat mahasiswa. Setelah itu mereka baru bisa meminjam buku di perpustakaan. Buku-buku yang dimiliki perpustakaan banyak sekali jumlahnya. Tiap buku memiliki data nomor buku, judul, pengarang, penerbit, tahun terbit. Satu buku bisa ditulis oleh beberapa pengarang.

Tentukan entitas, atribut dan relasi dari deskripsi di atas, dengan menggambar ERDnya.

- Dari contoh kasus diatas dapat disimpulkan, bahawa seorang mahasiswa dapat meminjam buku, jika dia menjadi atau terdaftar sebagai anggota perpustakaan fakultas.

A. Menentukan Entitas, Atribute dan Relasi

1.     Entitas : Merupakan individu yang dapat mewakili sesuatu yang nyata yang dapat digambarkan oleh data. disini entitas dari kasus diatas adalah : 1. Mahasiswa, 2. KAP (kartu anggota perpustakaan) 3. Buku Pinjam

2.     Atribute : Merupakan pendeskripsian karakteristik dari entitas. Disini Atribute dari kasus diatas terdiri dari : Nama, NPM, Alamat, Nomor Buku, Judul Buku, Pengarangan, Penerbit dan Tahun terbit.

Relasi : Relasi merupakan penghubung dari Entitas yang berkaitan. dan hubungan antar entitas dengan relasi terbentuk dalam garis. disini relasi dari kasus diatas adalah : 1. Membuat, 2. Menyajikan.

B. Mengetahui Bentuk Notasi ERD

       
C. Pembuatan ERD Peminjaman Buku Perpustakaan                                                                         

Setelah kita mengetahui Entitas,Relasi,Atribut dan mengetahui bentuknya. maka kita bisa membuat gambar ERD dari contoh kasus diatas. 


                          Gamabr diatas menggambarkan ERD dari peminjaman Buku Perpustakaan

Refrensi : 

airuzelsaid.wordpress.com/2010/03/16/sistem-basis-data-entity-relationship-diagram-erd/
http://dharmanacyber.com/2013/01/entity-relationship-diagram-erd.html

Rabu, 06 November 2013

Lingkungan Basis Data


PENDAHULUAN

•             Latar Belakang
     Basis data terdiri dari dua kata yaitu basis dan data. Basis dapat diartikan sebagai tempat berkumpul, markas atau sarang, sedangkan data suatu fakta dari dunia nyata yang mewakili suatu objek seperti kaset ( lagu, penyanyi, pencipta dan lain-lain ) atau kendaraan (mobil, motor, bus, dan lain-lain). Basis data dan lemari kaset memiliki prinsip kerja dan tujuan yang sama, yaitu pengaturan, kemudahan dan kecepatan dalam pengambilan suatu objek.
      Pengaturan yang dilakukan pada lemari kaset merupakan pengaturan secara manual di mana pengaturan tersebut dapat diaplikasikan dalam ke dalam suatu data abstrak yang berisi karakteristik dari suatu kaset dan disimpan didalam suatu basis data atau tempat penyimpanan data tau file. Sehingga perbedaannya ada pada media penyimpanannya. Basis data menggunakan media penyimpanan elektronis sedangkan kaset menggunakan lemari untuk media penyimpanannya. Perbedaan ini akan mengakibatkan perbedaan-perbedaan lainnya seperti jenis metode / cara yang digunakan dalam upaya penyimpanan atau jumlah yang akan disimpan.
     Sebuah basis data dapat dipandang sebagai suatu jenis filing cabinet elektronik yang disebut juga sebuah tempat penyimpanan untuk files data yang terkomputerisasi.
PEMBAHASAN
    Pengertian Sistem
Sistem berasal dari bahasa latin (systēma) dan bahasa yunani (sustēma) adalah suatu kesatuan yang terdiri komponen atau elemen yang dihubungkan bersama untuk memudahkan aliran informasi,materi atau energi untuk mencapai suatu tujuan. Istilah ini sering dipergunakan untuk menggambarkan suatu set entitas yang berinteraksi, di mana suatu model matematika seringkali bisa dibuat.
Sistem juga merupakan kesatuan bagian-bagian yang saling berhubungan yang berada dalam suatu wilayah serta memiliki item-item penggerak, contoh umum misalnya seperti negara. Negara merupakan suatu kumpulan dari beberapa elemen kesatuan lain seperti provinsi yang saling berhubungan sehingga membentuk suatu negara dimana yang berperan sebagai penggeraknya yaitu rakyat yang berada dinegara tersebut.
Kata "sistem" banyak sekali digunakan dalam percakapan sehari-hari, dalam forum diskusi maupun dokumen ilmiah. Kata ini digunakan untuk banyak hal, dan pada banyak bidang pula, sehingga maknanya menjadi beragam. Dalam pengertian yang paling umum, sebuah sistem adalah sekumpulan benda yang memiliki hubungan di antara mereka.
       Pengertian Sistem Basis Data
SISTEM DATABASE adalah suatu sistem penyusunan dan pengelolaan record-record
dengan menggunakan komputer, dengan tujuan untuk menyimpan atau merekam serta
memelihara data operasional lengkap sebuah organisasi/perusahaan, sehingga mampu
menyediakan informasi yang optimal yang diperlukan pemakai untuk kepentingan proses pengambilan keputusan.

    Komponen Utama Sistem Basis Data
1. Perangkat Keras (Hardware)
2. Sistem Operasi (Operating System)
3. Basis Data (Database)
4. Sistem (Aplikasi/Perangkat Lunak) Pengelola Bisnis Data (DBMS)
5. Pemakai (User)
6. Aplikasi (perangkat lunak) lain (bersifat opsional)[2]
Komponen Utama Database

    Untuk membuat suatu database kalian harus mengetahui komponen-komponen apa saja yang diperlukan dalam membuat database.
Untuk itu saya akan memberitahu komponen-komponen dasar apa saja yang dibutuhkan dalam membuat database.

Perangkat Keras ( Hardware )
    Perangkat keras yang dibuthkan dalam pengolaan database berupa komputer beserta kelengkapannya seperti monitor, memory, keyboard, mouse dan lain-lain.

Data
    Komponen yang akan diolah sehingga bernilai informasi dan dapat dijadikan sebagai bahan pengambilan keputusan.

Perangkat Lunak ( Sotware )
    Aplikasi yang digunakan untuk mengelola database misalnya Visual Basic.

Pengguna ( User )
    Pengguna atau user ini dibagi menjadi 3 bagian yaitu:
1.    Database Manager
Modul program menyediakan antar muka ( Interves ) antara penyimpanan data tingkat rendah dalam databasedengan program aplikasi dan query yang diajukan system database.
2.    Database administrator ( DBA )
Orang yang mempunyai kekuasaan sebagai pusat pengontrol terhadap seluruh system baik data maupun program yang  mengakses data.
3.    Database User
Pemakai database berdasarkan cara berinteraksi terhadap system.
database user ini juga dibagi menjadi  beberapa macam yaitu:
    * Programer Aplikasi
Seorang prefesional computer  yang berinteraksi terhadap system Database dengan penulis program dan menggunakan Data Manipulation Language ( DML ) yang dibuat bahasa pemrograman seperti , bahasa c, pascal cobol, dll. Program – program yang dibuatnya disebut dengan program aplikasi.
    * User Mahir
Pemakai yang berinteraksi  terhadap system database menggunakan fasilitas query yang telah disediakan  oleh DBMS dan telah mahir mengggunakannya.
    * User Umum
Pemakai yang tidak berpengalaman, berinteraksi dengan system database tanpa menulis program dan query, tetapi hanya menjalankan program- program aplikasi yang dibuat oleh Programer Aplikasi.
    * User Khusus
Pemakai yang menulis aplikasi data secara traditional, tetapi untuk keperluan khusus, seperti untuk aplikasi Artificial Intelegen, system pakar, pengolahan dll.

       Tingkatan Arsitektur Basis Data ANSI-SPARC
  Ada 3 tingkat dalam arsitektur basis data yang bertujuan membedakan cara pandang pemakai terhadap basis data dan cara pembuatan basis data secara fisik.
 Tingkatan arsitektur basis data,yaitu :
1.            Tingkat Eksternal (External Level)    
2.            Tingkat Konseptual (Conseptual Level)
3.            Tingkat Internal (Internal Level)




Contoh : sebuah file Pegawai yang akan didefinisikan
•             Tingkat Eksternal (External Level)
   Cobol
       01 PEG_REC.
          02 PEG_NO PIC X(6).
          02 DEPT_NO PIC X(4).
          02 GAJI PIC 9(6).
•             Tingkat Konseptual (Conceptual Level)
       PEGAWAI
      NOMOR_PEGAWAI        CHARACTER 6
     NOMOR_DEPT      CHARACTER 4
       GAJI  NUMERIC 6
•               Tingkat Internal (Internal Level)
FILE_PEGAWAI   LENGTH = 22
PREFIX       TYPE = BYTE (6), OFFSET = 0
EMP#          TYPE = BYTE (6), OFFSET = 6, INDEX = EMPX
DEPT#        TYPE = BYTE (4), OFFSET = 12
PAY    TYPE = FULLWORD, OFFSET = 16
    Data Independence
  Tujuan utama dari 3 tingkat arsitektur adalah memelihara kemandirian data (data independence) yang berarti perubahan yang terjadi pada tingkat yang lebih rendah tidak mempengaruhi tingkat yang lebih tinggi.
Ada 2 jenis data independence, yaitu
1. Physical Data Independence
2. Logical Data Independence
    Prinsip Data independence adalah salah satu hal yang harus diterapkan di dalam pengelolaan sistem basis data dengan alasan-alasan sbb :
1. DBA dapat mengubah isi, lokasi, perwujudan dalam organisasi basis data tanpa mengganggu program-program aplikasi yang sudah ada.
2. Pabrik / agen peralatan / software pengolahan data dapat memperkenalkan produk-produk baru tanpa mengganggu program-program aplikasi yang sudah ada.
3. Untuk memindahkan perkembangan program-program aplikasi .
4. Memberikan fasilitas pengontrolan terpusat oleh DBA demi keamanan dan integritas data dengan memperhatikan perubahan-perubahan kebutuhan pengguna.
    Bahasa Dalam DBMS
  DBMS (Database Management systems) adalah kumpulan program yang mengkoordinasikan semua kegiatan yang berhubungan dengan basis data. Dengan adanya berbagai tingkatan pandangan dalam suatu basis data maka untuk mengakomodasikan masing-masing pengguna dalam piranti lunak manajemen basis data biasanya terdapat bahasa-bahasa tertentu yang disebut Data Sub language.
  Data sub language adalah subset bahasa yang dipakai untuk operasi manajemen basis data. Dalam penggunaan biasanya dapat ditempelkan (embedded) pada bahasa tuan rumah (Cobol, PL/1, dsb). Secara umum maka setiap pengguna basis data memerlukan bahasa yang dipakai sesuai tugas dan fungsinya.
Dalam basis data secara umum dikenal 2 data sub language, yaitu:
1. Data Definition Language (DDL)
2. Data Manipulation Language (DML)
Ada 2 jenis DML,yaitu :
1. Procedural DML
2. Non Procedural
    Programmer aplikasi menggunakan bahasa-bahasa seperti Cobol, Informix, dll (host language) yang ditempelkan dengan bahasa yang dipakai dalam DBMS. Pemakai terminal menggunakan bahasa Query (misal SQL) atau menggunakan program aplikasi (yang dirancang oleh programmer). Sedangkan DBA lebih banyak menggunakan bahasa DDL dan DML yang tersedia dalam DBMS.
•             Model Data
   Model data adalah kumpulan konsep yang terintegrasi yang menggambarkan data, hubungan antara data dan batasan-batasan data dala suatu organisasi. Fungsi dari sebuah model data untuk merepresentasikan data sehingga data tersebut mudah dipahami.
Untuk menggambarkan data pada tingkat eksternal dan konseptual digunakan model data berbasis objek atau model data berbasis record.
1. Model Data Berbasis Objek
    Model data berbasis objek menggunakan konsep entitas, atribut dan hubungan antar entitas. Beberapa jenis model data berbasis objek yang umum adalah :
       - entity-relationship
       - semantic
       - functional
       - object-oriented
2. Model Data Berbasis Record
     Pada model data berbasis record, basis data terdiri dari sejumlah record dalam bentuk yang tetap yang dapat dibedakan dari bentuknya. Ada 3 macam jenis model data berbasis record yaitu :
          - Model data relasional (relational)
          - Model data hierarkhi (hierarchical)
- Model data jaringan (network)
   Model data jaringan dikenal sebagai STRUKTUR PLEX .

    Fungsi DBMS
Layanan-layanan yang sebaiknya disediakan oleh database management system  adalah :
1.  Penyimpanan, pengambilan dan perubahan data
2.  Katalog yang dapat diakses pemakai
3.  Mendukung Transaksi
4.  Melayani kontrol concurrency
5.  Melayani recovery
6.  Melayani autorisasi
7.  Mendukung komunikasi data
8.  Melayani integrity
9.  Melayani data independence
10. Melayani utility

       Komponen DBMS